SUARA VERITAS! LAWAN KEKERASAN SEKSUAL REMAJA DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN

Penulis: Angela Nindi Jenica, S.Pd.

Kasus kekerasan seksual remaja menjadi kasus yang sering kita temui akhir-akhir ini. Kasus kekerasan seksual tidak hanya terjadi di lingkungan rumah, tetapi juga kerap terjadi di lingkungan pendidikan. Lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa malah menjadi lokasi pelecehan. Miris sekali bukan? Kekerasan seksual juga semakin parah karena maraknya kasus LGBT di lingkungan remaja. Selain itu, di era saat ini, kekerasan seksual juga bisa terjadi secara online. Pelaku kekerasan seksual di lingkungan pendidikan juga memiliki beragam posisi dan latar belakang. Apalagi kasus seperti ini menjadi momok yang menakutkan bagi pelaku maupun korban sehingga muncullah budaya bungkam membungkam.

Kelas XI dalam layanan Bimbingan dan Konseling melakukan proses refleksi yang mendalam. Kasus ini bukan kasus yang ringan lagi. Namun, menjadi kasus yang rumit. Dengan demikian, peserta didik memutuskan untuk saling berkelompok dan membuat kampanye berupa gambar mengenai “Anti Kekerasan Seksual”. Poster yang dihasilkan tiap kelompok sangat variatif. Namun, semua poster memiliki makna yang tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kekerasan seksual, membangun batasan diri dalam berelasi, mengurangi peluang terjadinya kasus kekerasan seksual terutama di lingkungan pendidikan, dan menciptakan budaya Veritas yang aman dan nyaman di lingkungan sekolah.

Melalui pendekatan sebaya yaitu dari tiap peserta didik ke kelompok peserta didik dan hasil kampanye di lihat oleh masyarakat. Harapannya, kampanye ini memiliki dampak yang signitifkan terhadap munculnya budaya saling menjaga dan semangat Veritas terutama di lingkungan SMA Dominikus Wonosari. Setiap karya peserta didik akan di pamerkan di sudut-sudut bangunan sekolah dan mading “BK UPDATE. Sehingga setiap warga sekolah atau tamu dapat membaca dan memberi pengingat bahwa generasi muda SMA Dominikus Wonosari tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya keselamatan, etika, dan martabat di lingkungan pendidikan maupun masyarakat. Adapun hasil poster peserta didik sebagai berikut:

Nama kelompok: Riska, Anggita, Yohana, Laura, Lavina, Brigita

Nama kelompok: Carolina, Debi, Naysila, Maura, Veronica

Nama kelompok: Daniel, Alvaro, Alan, Laurens, Dias

Nama kelompok: Gisella, Olivia, Anjani, Jani, Trisin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *