
Penulis: Rosa Adista Septi Andini, S. Pd
Menyambut tahun ajaran baru 2026-2027, SMA Dominikus Wonosari yang mengusung branding School of Leadership and Entrepreneurship in Veritas menggelar pertemuan penting bersama seluruh orang tua/wali murid baru. Pertemuan bertajuk Sosialisasi Pra-MPLSD dan MPLSD (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Dominikan) ini dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Juli 2026 bertempat di Ruang Fra Angelico. Pertemuan yang berajalan kurang lebih 3 jam ini dimulai pukul 07.30-10.30 WIB.
Pertemuan ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama dan sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi masa transisi para murid baru. Dalam kesempatan tersebut, terdapat dua materi utama yang disosialisasikan kepada para orang tua. Dalam kesempatan ini juga murid kelas X diundang untuk mengikuti Pra MPLSD bersama dengan anggota OSIS.
Pentingnya MPLSD bagi Murid dan Nilai Ciri Khas Sekolah: materi pertama berfokus pada latar belakang dan alasan krusial mengapa kegiatan MPLSD sangat penting bagi perkembangan psikologis dan akademis anak. Sekolah memaparkan 5 alasan utama urgensi MPLSD:
- Mengurangi Rasa Cemas dan Stres: Membantu siswa baru beradaptasi secara bertahap dengan suasana sekolah baru untuk mengurangi ketegangan.
- Pengenalan Sarana dan Prasarana: Membuat siswa merasa familiar dan nyaman dengan lingkungan fisik sekolah.
- Membangun Kekompakan: Menjadi momen awal untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan dengan teman baru, kakak kelas, serta guru.
- Memahami Kultur dan Core Value Dominikan: Menanamkan budaya sekolah yang mencerminkan pribadi yang utuh, cerdas, dan Cinta Kebenaran (Veritas).
- Penyampaian Informasi Penting: Memberikan gambaran mengenai kebijakan dan program pendidikan selama satu tahun ajaran.
Program Kegiatan, Tata Tertib, dan Peran Penting Orang Tua/Wali: materi kedua membedah teknis pelaksanaan program sekolah serta pilar penting keterlibatan orang tua. Dengan tema besar RADAR (Revolusi Mental dan Karakter) Dominican & BINTALSIK (Pembinaan Mental dan Fisik) yang bersinergi dengan Polres Gunungkidul, orang tua dibekali pemahaman tentang hak, kewajiban, dan tata tertib siswa. Beberapa poin penting di antaranya:
- Budaya dan Aturan Sekolah: Pengumpulan gadget selama jam pelajaran, kewajiban menulis buku refleksi harian, hingga ketentuan seragam sekolah (seperti pakaian OSIS, seragam kotak-kotak hitam khas sekolah, batik Jogja, baju kejawen pada Kamis Pon, dan pramuka).
- Peran Strategis Orang Tua/Wali: Orang tua diharapkan mampu memberikan dukungan moral, memastikan kehadiran serta kedisiplinan anak, membantu mempersiapkan perlengkapan belajar, serta menyelaraskan pendidikan karakter di rumah dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah.
Melalui pertemuan ini, SMA Dominikus Wonosari menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Sinergi antara sekolah sebagai “tanah yang memberi nutrisi” dan orang tua sebagai “air yang menyirami” diharapkan mampu mengantarkan para peserta didik baru tumbuh menjadi laskar pembelajar yang tangguh dan berintegritas.
