Penulis: Angela Nindi Jenica, S.Pd.

Dalam upaya membentengi generasi muda dari tantangan era digital, SMA Dominikus Wonosari menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Fisik (BINTALSIK) pada Senin, 20 Juli 2026. Mengangkat tema “Revolusi Mental di Tengah Arus Zaman”, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 15.00 WIB di lingkungan sekolah dengan menggandeng Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul serta Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA).

Rangkaian BINTALSIK diawali dengan Morning Gathering atau apel ala Dominikan. Kapolsek Wonosari, Kompol Tri Wibawa, S.H., bertindak sebagai pembina apel dan menegaskan pentingnya pembentukan karakter di tengah derasnya arus modernisasi. Dalam amanatnya, beliau mengajak para siswa untuk senantiasa menanamkan kedisiplinan, menjaga rasa hormat kepada guru dan orang tua, serta taat hukum agar terhindar dari potensi kenakalan remaja maupun tindakan kriminalitas.

Selanjutnya, Bapak Aiptu Umar selaku anggota Mabes Polri memberikan edukasi bahaya Radikalisme kepada siswa. Edukasi ini penting sebagai bentuk pencegahan tindak radikalisme dikalangan siswa SMA agar terhindar dari perilaku melawan hukum. Melalui edukasi ini, Bapak Umar berhadap siswa Dominikan mampu berpikir kritis dalam ajakan orang lain untuk masuk grup asing atau tindakan yang tidak sesuai semangat Pancasila.

Memasuki sesi pembinaan fisik dan karakter, tim Binmas Polres Gunungkidul yang dipimpin Aiptu Edi Suwasono, S.H., memandu serangkaian dinamika lapangan. Para siswa diajak membangun ketahanan fisik dan solidaritas melalui lari pagi mengelilingi kawasan Wonosari, Tes Kebugaran Jasmani, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hingga berbagai games kebersamaan yang menguji kerja sama tim.

Menyesuaikan dengan perkembangan teknologi modern, kegiatan ini juga diselingi edukasi kediragantaraan mengenai pengenalan serta pemanfaatan teknologi drone yang dibawakan langsung oleh tim dari Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto. Edukasi ini memberikan perspektif baru bagi para siswa untuk memanfaatkan teknologi secara positif dan inovatif.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan kedisiplinan selama kegiatan, tim Binmas Polres Gunungkidul menyematkan Pin Agen Revolusi Mental secara simbolis kepada 10 siswa terpilih pada apel penutup.

Kepala SMA Dominikus Wonosari, Ibu Yuan Retnati, S.Pd., yang memimpin apel penutup menegaskan bahwa tema “Revolusi Mental di Tengah Arus Zaman” bukan sekadar slogan. Beliau berharap seluruh rangkaian kegiatan dari MPLSD hingga BINTALSIK ini menjadi titik balik bagi siswa Dominikan untuk memiliki benteng mental yang kokoh, integritas tinggi, serta semangat membara dalam menuntut ilmu demi meraih masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *