PUISI WARTA NATAL

MALAM NATAL

Oleh: Alan Herdilan (XI)

Dikala langit sunyi malam itu

Bintang terasa bisa kugenggam

Bulan menatapku penuh harapan

Disaat semuanya terasa berat

Pada saat itulah aku sadar

Bahwa kita turut bergegas kesana

Pergi ke istana suci gereja

Bentuk perayaan lahirnya juru selamat

Pada malam itu semua terasa hidup

Saat aku tiba di gereja

Pandangan semua orang penuh harapan

Semua seperti malaikat menatap Kristus

Saat kumasuki gerbang gereja

Semua orang bersuka cita

Sebagai symbol harapan untuk natal

Semua terasa begitu sempurna

Lahir di Kandang

Oleh: Naysila Kirana Putri (XI)

Hari yang ku nanti

Dengan sukacita di hati

Lonceng yang berbunyi

Pertanda natal datang kembali

Lilin-lilin yang menyala-nyala

Sang Juruselamat  datang ke dunia

Penantian yang sungguh luar biasa

Kini diganti canda dan tawa

Di dalam palungan terbaring bayi

Hanya beralaskan jerami

Sungguh Sang Juruselamat sejati

Rela terlahir di kendang sapi

Malam Natal terus ku kenang

Selalu terngiang-ngiang

Memberi kehangatan yang tak terbilang

Suka cita bukan kepalang

Natal di hidupku

Oleh: Novelia Cristiani (XII)

Berlalu lalang ribuan tahun

LahirNya selalu dirayakan

Betlehem di palungan

Tepatnya engkai dilahirkan

25 Desember yang selalu kunantikan

Kembali tiba dengan beda keadaaan

Haru yang tak bisa kutahan

Tanpa keluarga kurayakan

Namun, makna Natalnya tak berkurang

Cintanya semakin terang

Kasih-Nya selalu ada dari pagi hingga petang

Hidupku selalu engkau pegang

Natal yang syahdu

Bercampur haru dan rindu

Tak pernah terfikirkan olehku

Engkau lahir sebagai penyelamatku

Bintang Natal

Oleh: Amazea Asa (XII)

Malam natal ku menanti

Gema bahagia, juru s’lamat yang lahir

Manusia hilang, tak mengenal arti

Allah pun turun, memberkati

Pohon Natal ku hias dengan hati

Di bawah bintang, orang majus ikuti

Membawa kabar suka cita yang abadi

Persembahan Natal pun diberi

Sederhana dan Bermakna

Dorothea (XII)

Dia yang berbisik perlahan dari Betlehem

Di atur palungan, menabur bintang terang

Penyelamat lahir pada malam

Meski harus diam dalam malang

Hal ini terjadi di bawah gelapnya hari

Mesias menebar kabar gembira suara nyata

Hadir tuk menjadi Sang Pemberi

Disertai semangat menebus dunia

Hiruk pikuk kesibukan akhir tahun tlah tiba

Memberikan tanda ‘tuk bersikap menyongsong Dia

Berbagai ornament sederhana sudah tertata

Juga makna pertobatan menyertai kita

Dia yang lahir dari Bapa

Lalu menjelma menjadi manusia

Kisahnya nyata menaklukan dosa

Dan menyelamatkan keluarga

Kedatangan Yang Membahagiakan

Oleh: Fricilla (XII)

Terlihat dari sisi timur

Sibuah bintang…

Bercahaya… Terang…

Menggerakkan hati untuk mengejarnya

Tak pernah terpikirkan

Dalam belenggu dari kita

Akan kelahiran seseorang

Yang menjadi penyelamat dunia

Sungguh, luar biasa

Menyegarkan hari yang fana

Menyembuhkan jiwa yang lara

Dialah, Sang Penebus dosa manusia

Marilah kita, sebagai umat-Nya

Menghidupi hari-Nya

Bersama-sama tumbuh

Dalam Juru’Slamat Dunia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *